1
1
Tampilkan postingan dengan label Artis. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Artis. Tampilkan semua postingan


Selebritis Amerika, Paris Hilton telah masuk Islam. Hal ini dikabarkan oleh juru bicaranya, Ian Brinkham, melalui CBS News.

“Dia memikirkan hal tersebut dalam beberapa waktu dan ketika ia dipenjara di Fasilitas Penahanan Century Regional pada tahun 2007, ia menemui beberapa orang yang telah memeluk islam ” Ujar Brinkham.

Dengan menjadi muslim, Paris Hilton telah memutuskan untuk menghindari kehidupan lamanya sebagai selebriti dengan kehidupan bebas dan ugal ugalan.

Ketika berbicara dari pusat studi Islam di Jeddah, ia berkata: “Saya telah menemukan kedamaian sesungguhnya dalam kehidupan saya, saya dulu dikenal sebagai wanita malam, dan kurang bermoral, tapi sekarang semua itu telah berubah. Alhamdulillah.. “

Hilton berencana untuk kembali ke Los Angeles minggu depan untuk mulai mendirikan sekolah Islam di pusat Beverly Hills yang begitu gemerlap.

“Lupakan saja tentang Scientology atau Kaballah. Ini adalah agama terbaik yang pernah ada sekarang. saya tidak akan mengenakan tali merah di pergelangan tangan atau berjalan-jalan seperti robot yang berbicara tentang Xenu. Islam adalah agama yag wajib dianut. dan saya akan menyebarkan ayat ayat Al-Quran kepada semua orang, “kata Paris Hilton bersemangat.

Paris Hilton juga berencana untuk mengubah namanya menjadi ‘Tahirah’. sebuah kata dalam bahasa Arab yang berarti’murni, atau suci’.

Sekolah Islamnya akan dimulai pada bulan Juli mendatang dan akan dijadikan tempat spiritual populer yang akan menghantui banyak selebriti Hollywood.
[syahidah/voa-islam.com]

Selanjutnya...

Musisi Indonesia dengan beragam jenis dan aliran musik ternyata menyimpan tokoh tokoh dengan talenta musik yang menakjubkan. Yang mungkin tidak didapat dari sekolah musik ataupun pendidikan, melainkan berasal dari jalanan. Atau dengan kata lain banyak musisi indonesia yang berawal dari seorang pengamen jalanan.

1. Iwan Fals
Bernama asli Virgiawan Listanto adalah musisi low profile yang dikenal dengan lagu lagu kritik yang membawa suara rakyat dan kaum marginal.

2. Mbah Surip
Bernama asli Urip Achmad Rijanto,seorang musisi dengan ciri khas rambut gimbal dan tawa lebarnya. Dikenal luas dengan lagu tak gendong.
Siapa yang tidak kenal dengan grup musik ini. Dengan gaya slengean mereka menjadi musisi yang sukses dan besar.
4. Gombloh
Bernama asli Soedjarwoto Soemarsono, dikenal dengan lagu berciri nasionalisme.
5. Leo Kristi
Penyanyi balada yang kurang begitu dikenal anak muda saat ini, musisi seangkatan Gombloh dan Franky Sahilatua.
6. Aris Idol
Bernama asli Januarisman mantan pengamen KRL Jabotabek, pemenang Indonesian Idol tahun 2008.
7. Klantink IMB
Sekelompok pengamen jalanan asal Kota Surabaya yang sukses setelah memenangkan ajang pemilihan Indonesia Mencari Bakat.
Semoga Bermanfaat… :) :)

Sumber : http://www.blogotainmen.com/7-musisi-indonesia-yang-berasal-dari-pengamen-jalanan/

Selanjutnya...


Logo UnguUngu adalah grup musik Indonesia yang beranggotakan Pasha (penyanyi), Makki (bass), Enda (gitar), Oncy (gitar), dan Rowman (drum). Grup musik ini didirikan pada 1996 dengan Makki sebagai satu-satunya personil awal yang masih aktif sampai sekarang. Sampai tahun 2006 mereka telah menghasilkan 3 album dan 1 album mini. Pada 19 Desember 2006, konser "Popcoholic with Ungu" di Stadion Widya Mandala Krida, Kedungwuni, Pekalongan berakhir dengan kericuhan yang mengakibatkan 10 orang meninggal dunia.

Logo UnguProfil Personil Band Ungu

Pasha (vokal)
Pasha (nama lengkap Sigit Purnomo S.S., lahir Donggala, 27 November 1979, bergabung 1999) mengawali karirnya sebagai model dan telah muncul di beberapa iklan televisi, main sinetron dan bergabung dengan beberapa band sebelum bergabung dengan Ungu. Tidak banyak yang tahu bahwa Pasha pernah menjadi juara II lomba Adzan se-Sulawesi Tengah. Ia sempat berkuliah di ABA-ABI sebelum akhirnya memutuskan untuk berhenti kuliah dan memilih berkarir di musik.

Makki (bass)
Makki (nama lengkap Makki O. Parikesit, lahir Jakarta, 23 Oktober 1971, bergabung 1996) adalah salah satu pendiri Ungu. Ketika sedang mengambil gelar di Indiana University, Amerika Serikat, Makki memperkaya kemampuan bermusiknya dengan bermain bersama sebuah band yang bernama Joint Session, yang selain menjadi band keliling di sekitar Midwest, juga merupakan band pembuka beberapa konser grup musik ternama seperti Toad the Wet Sprocket dan John Mellencamp. Ketika kembali ke Jakarta tahun 1996, Makki sempat bergabung dengan Harris Ioni dan beberapa sesi in-promptu sampai akhirnya membentuk UNGU.

Enda (gitar)
Enda (nama lengkap Franco Medjaya Kusuma, lahir Kudus, 4 Maret 1978, bergabung 2001) memulai karirnya sebagai teknisi gitar untuk gitaris band ini. Ketika kebutuhan akan gitaris kedua muncul, Enda membuktikan bahwa ia adalah orang yang tepat untuk mengisi posisi itu. Lulusan fakultas hukum Universitas Sam Ratulangi ini mudah dikenali dengan sebuah anting di bawah bibirnya.

Oncy (gitar)
Oncy (nama lengkap Arlonsy Miraldi, lahir Palu, 2 Oktober 1981, bergabung 2003), yang sebelumnya bergabung dengan Funky Kopral, merupakan personil terakhir yang bergabung dengan UNGU. Dikenal sebagai gitaris yang energik dan bermusikalitas baik, kehadiran Oncy menjadi nilai tambah bagi UNGU.

Rowman (drum)
Sebelum bergabung dengan UNGU, Rowman (nama lengkap M. Nur Rohman, lahir Jakarta, 9 Januari 1974, bergabung 2001) adalah drummer grup musik rock bernama Garux yang sempat meramaikan dunia musik di Indonesia. Rowman yang sering dibilang mirip Bimbim Slank ini ternyata memang sangat mengagumi Bimbim.
Sumber : id.wikipedia.org




Selanjutnya...

ratu felisha foto sexy

ratu felisha foto sexy

ratu felisha foto sexy


Feli mengawali karirnya di dunia hiburan tanah air sebagai model di beberapa majalah. Setelah menjadi model, feli pun beralih dengan terjun ke dunia akting. artis sexy yang satu ini lahir di Jakarta 16 Oktober 1982 merupakan artis yang sering berpose sexy di beberapa majalan dewasa . Ratu Felisha cukup eksis dan terbilang sukses di dunia entertainment indonesia ini dengan membintangi beberapa judul sinetron, film serta bintang iklan.

RATU FELISHA BIODATA :

Nama Lengkap: Ratu Felisha Renatya
Nama Panggilan: Ratu Felisha
TTL : Jakarta, 16 Oktober 1982
Nama Ayah: Tubagus Ari Yasin
Nama Ibu: Freya Rekardini
Pendidikan Terakhir : Fakultas Komunikasi, Universitas Dr Moestopo (Beragama) Jakarta
Zodiak: Libra
Warna Favorit : Pink, biru, dan krem


SINETRON YANG DIBINTANGI :

•Gerhana
•ABG
•Indra Ke-6
•Mama
•Si Cecep
•Perempuan Desa
•Anak Haram
•Kirana
•Karunia-mu
•Anak Cucu Adam
•Udik Pe'ak
•Habibi Dan Habibiah
•Putri Yang Terbuang
•Benci Bilang Cinta
•Maha Kasih
•Cowok Impian
•Janji Jaya 2
•Munajah Cinta
•Inaya

FILM YANG DIBINTANGI :

•Buruan Cium Gue
•Sweet 17
•Ada Bayi di SMU
•Kuntilanak Mau Lagi?
•Hantu Perawan Jeruk Purut
•Cintaku Selamanya


IKLAN YANG DIBINTANGI

•Sabun Claudia (1999)
•Loreal Elselve

Selanjutnya...

[Image: Foto+telajang+Topless+jennifer+bachdim+kurniawan.jpg]

Name: Jennifer Jasmin Kurniawan
Born: Muehlacker, Germany, April 6, 1987
Hobbies: Singing and swimming
Favorite Music: Bruno Mars
Weight: 165 kg
Height: 47 cm

Biography:

Jennifer Bachdim known as the popularity of her lover, Irfan Bachdim, Indonesian footballer, who also became famous. Native girl named Jennifer Jasmin Kurniawan was born in Muehlacker 6 April 1987 and is domiciled in Germany.

Ini dia Photo Pacar Irfan Bachdim, yang bernama Jennifer Bachdim. Pacar Irfan Bachdim Seorang Model yang berasal dari negara jerman berumur 23 tahun.

[Image: Jennifer-Jasmin-5.jpg]

[Image: Jennifer-Jasmin-3.jpg]

[Image: Jennifer-Jasmin-2.jpg]

[Image: Jennifer-Jasmin-3.jpg]

[Image: Foto%2BIrfan%2BBachdim%2BDengan%2BJennif...an%2B1.jpg]





[Image: jasmin-and-irfan.jpg]

Jennifer Bachdim hot
Jennifer Bachdim hot


Selanjutnya...

Ringkasan ini tidak tersedia. Harap klik di sini untuk melihat postingan.

Selanjutnya...

Anda belum tahu dengan sosok Iwan Fals, coba kita baca Biografi Singkat Iwan Fals yang mempunyai nama asli Virgiawan Listanto, sumber dari situsnya iwanfalsmania, selamat membaca Biografi Singkat Iwan Fals di bawah ini, salam Oi dimanapun anda berada..


Aku lahir tanggal 3 September 1961. Kata ibuku, ketika aku berumur bulanan, setiap kali mendengar suara adzan maghrib aku selalu menangis. Aku nggak tau kenapa sampai sekarang pun aku masih gambang menangis. Biar begini-begini, aku orangnya lembut dan gampang tersentuh. Sebagai contoh, menyaksikan berita di televisi yang memberitakan ada orang sukses lalu medapatkan penghargaan atas prestasinya, aku pun bisa menangis. Melihat seorang ibu yang menunjukkan cinta kasihnya pada anaknya, juga bisa membuat aku tersentuh dan lalu menangis.

Bicara perjalanan karir musikku, dimulai ketika aku aktif ngamen di Bandung. Aku mulai ngamen ketika berumur 13 tahun. Waktu itu aku masih SMP. Aku belajar main gitar dari teman-teman nongkrongku. Kalau mereka main gitar aku suka memperhatikan. Tapi mau nanya malu. Suatu hari aku nekat memainkan gitar itu. Tapi malah senarnya putus. Aku dimarahi.

Sejak saat itu, gitar seperti terekam kuat dalam ingatanku. Kejadian itu begitu membekas dalam ingatanku.

Dulu aku pernah sekolah di Jeddah, Arab Saudi, di KBRI selama 8 bulan. Kebetulan di sana ada saudara orang tuaku yang nggak punya anak. Karena tinggal di negeri orang, aku merasakan sangat membutuhkan hiburan. Hiburan satu-satunya bagiku adalah gitar yang kubawa dari Indonesia. Saat itu ada dua lagu yang selalu aku mainkan, yaitu Sepasang Mata Bola dan Waiya.

Waktu pulang dari Jeddah pas musim Haji. Kalau di pesawat orang-orang pada bawa air zam-zam, aku cuma menenteng gitar kesayanganku. Dalam perjalanan dalam pesawat dari Jeddah ke Indonesia, pengetahuan gitarku bertambah. Melihat ada anak kecil bawa gitar di pesawat, membuat seorang pramugari heran. Pramugari itu lalu menghampiriku dan meminjam gitarku. Tapi begitu baru akan memainkan, pramugari itu heran. Soalnya suara gitarku fals. "Kok kayak gini steman-nya?" tanyanya. Waktu itu, meski sudah bisa sedikit-sedikit aku memang belum bisa nyetem gitar. Setelah membetulkan gitarku, pramugari itu lalu mengajariku memainkan lagu Blowing in the Wind-nya Bob Dylan.

Waktu sekolah di SMP 5 Bandung aku juga punya pengalaman menarik dengan gitar. Suatu ketika, seorang guruku menanyakan apakah ada yang bisa memainkan gitar. Meski belum begitu pintar, tapi karena ada anak perempuan yang jago memainkan gitar, aku menawarkan diri. "Gengsi dong," pikirku waktu itu. Maka jadilah aku pemain gitar di vokal grup sekolahku.

Kegandrunganku pada gitar terus berlanjut. Saat itu teman-teman mainku juga suka memainkan gitar. Biasanya mereka memainkan lagu-lagu Rolling Stones. Melihat teman-temanku jago main gitar, aku jadi iri sendiri. Aku ingin main gitar seperti mereka. Daripada nggak diterima di pergaulan, sementara aku nggak bisa memainkan lagu-lagu Rolling Stones, aku nekat memainkan laguku sendiri. Biar jelek-jelek, yang penting lagu ciptaanku sendiri, pikirku.

Untuk menarik perhatian teman-temanku, aku membuat lagu-lagu yang liriknya lucu, humor, bercanda-canda, merusak lagu orang. Mulailah teman-temanku pada ketawa mendengarkan laguku.

Setelah merasa bisa bikin lagu, apalagi bisa bikin orang tertawa, timbul keinginan untuk mencari pendengar lebih banyak. Kalau ada hajatan, kawinan, atau sunatan, aku datang untuk menyanyi. Dulu manajernya Engkos, yang tukang bengkel sepeda motor. Karena kerja di bengkel yang banyak didatangi orang, dia selalu tahu kalau ada orang yang punya hajatan.

Di SMP aku sudah merasakan betapa pengaruh musik begitu kuat. Mungkin karena aku nggak punya uang, nggak dikasih kendaraan dari orang tua untuk jalan-jalan, akhirnya perhatianku lebih banyak tercurah pada gitar. Sekolahku mulai nggak benar. Sering bolos, lalu pindah sekolah.

Aku merasakan gitar bisa menjawab kesepianku. Apalagi ketika sudah merasa bisa bikin lagu, dapat duit dari ngamen, mulailah aku sombong. Tetapi sesungguhnya semuanya itu kulakukan untuk mencari teman, agar diterima dalam pergaulan.

Suatu ketika ada orang datang ke Bandung dari Jakarta. Waktu itu aku baru sadar kalau ternyata lagu yang kuciptakan sudah terkenal di Jakarta. Maksudku sudah banyak anak muda yang memainkan laguku itu. Malah katanya ada yang mengakui lagu ciptaanku.

Sebelum orang Jakarta yang punya kenalan produser itu datang ke Bandung, aku sebetulnya sudah pernah rekaman di Radio 8 EH. Aku bikin lagu lalu diputar di radio itu. Tapi radio itu kemudian dibredel.

Setelah kedatangan orang Jakarta itu, atas anjuran teman-temanku, aku pergi ke Jakarta. Waktu itu aku masih sekolah di SMAK BPK Bandung. Sebelum ke Jakarta aku menjual sepeda motorku untuk membuat master. Aku tidak sendirian. Aku bersama teman-teman dari Bandung: Toto Gunarto, Helmi, Bambang Bule yang tergabung dalam Amburadul.

Kami lalu rekaman. Ternyata kasetnya tidak laku. Ya, sudah, aku ngamen lagi, kadang-kadang ikut festival. Setelah dapat juara di festival musik country , aku ikut festival lagu humor. Kebetulan dapat nomor. Oleh Arwah Setiawan (almarhum) lagu-lagu humorku lalu direkam, diproduseri Handoko. Nama perusahaannya ABC Records. Aku rekaman ramai-ramai, sama Pepeng (kini pembawa acara kuis Jari-jari, jadi MC, dll), Krisna, dan Nana Krip. Tapi rekaman ini pun tak begitu sukses. Tetap minoritas. Hanya dikonsumsi kalangan tertentu saja, seperti anak-anak muda.

Akhirnya aku rekaman di Musica Studio. Sebelum ke Musica, aku sudah rekaman sekitar 4 sampai 5 album. Setelah rekaman di Musica itu, musikku mulai digarap lebih serius. Album Sarjana Muda, misalnya, musiknya ditangani Willy Soemantri.

(dikutip dari iwanfals.co.id)




 IWAN FALS


Nama asli: Virgiawan Listanto
Nama populer: Iwan Fals
Nama panggilan: Tanto
Tempat tgl. lahir: Jakarta, 3 September 1961
Alamat sekarang: Jl. Desa Leuwinanggung No. 19 Cimanggis,
Bogor Jawa Barat - Indonesia  
Pendidikan:
SMP 5 Bandung,
SMAK BPK Bandung,
STP (Sekolah Tinggi Publisistik, sekarang IISIP),
Institut Kesenian Jakarta (IKJ)
Orang tua: Lies (ibu), alm. Sutopo (ayah)
Isteri: Rosanna (Mbak Yos)
Anak:
Galang Rambu Anarki (almarhum)
Anissa Cikal Rambu Basae
Rayya Rambu Robbani
Hobi: sepakbola, karate


Semoga Bermanfaat.

Selanjutnya...